Minggu, 25 November 2012

Rintihan Hati


Fikiran ku melayang
Membayangkan engkau yang hilang
Jiwaku seakan terbang
Terbang jauh menuju awan
Ingin rasanya ku iris nadiku
Ingin rasanya ku hentikan jantungku
Agar darhaku berhenti mengalir
dan nafasku tak lagi berhembus
Aku sendiri di dalam keterpurukan ini
Hanya ditemani sepi
Langit mendung seakan mengerti apa yang ku rasakan
Daun-daunpun berguguran
Seperti hatiku yang mengalami kehancuran

Tuhan…..Rintihan Hati

beri aku jalan
Beri aku keceriaan
Hentikan kesedihan
Bantu aku tuk melupakan
Dia yang pergi menghilang

Kamis, 07 Juni 2012

Kata Mutiara Bisa Dijadikan Sebagai Motifasi

Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati 

keabadian.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

Minggu, 03 Juni 2012

Penantian Panjang

Teman dalam penantian, yang dimaksud teman dalam penantian adalahn sebuah cerita atau jeritan hati yang resah, resah karena menanti teman yang dijanjikan Allah SWT. dalam firmanya.teman dalam penantian adalah sebuah buku yang mengupas tengtang JODOH MANUISIA, seseorang yang berusaha ingin menjadi baik dari Allah untuk setiap muslim ada dambaan seluruh uamat muslim. sehingga teman dalam penantian ini cocok utk mengisi hari2 sepi anda dalam penantian teman hidup anda...


 Ya Allah...Jika JODOH ku masih jauh,maka dekatkan lah jika sudah dekat, maka satukan lah kami dlm ikatan suci dan jika ini merupakan UJIAN buatku, damaikan lah hatiku dengan ketentuanmu." agar aku bisa menanti kehadirannya DENGAN HATI YANG SABAR. Setiap detik dan setiap saat aku selalu BERDOA dan berharap semua penantian ku ini akan berahir dengan KEBAHAGIAN. 


Sebuah kebahagian yang sempurna bagiku adalah jodoh yang engkau berikan dapat menerima aku dengan kekurangan ku dan mengerti dengan kondisi hidupku..dan dia terlahir dari keluarga yang beraklak mulia...Dan aku juga ingin mendapatkan seorang wanita yang soleha yang akan bisa membing aku dalam kebaikan...

Sabtu, 02 Juni 2012

Penyesaln Yang Sangat Mendalam

Mengapa semua ini terjadi dalam kisah cintaku, dan megapa perpisahan ini sangat membuat aku sangat terlarut dalam kedihan yang sangat mendalam dan berkepanjangan hingga tak tau lagi kemana mau dibawa hidup ini..


Satu hal yang sangat aku sesali dengan kesalahanmu adalah janji yang pernah kau ucapkan kepadaku semua itu kau ingkari begitu aja hanya karena masalah keluargaku yang tak merestui hubungan kita tapi kau pernah berjanji kepadaku apapun yang dipermasalahkan oleh keluargaku, kita tak kan pernah berpisah.. Sekalipun ornag tuaku mengancam keluargamu...


Tapi nyatanya semua itu hanya omong kosong belaka...Kau tak pernah menyadari semua yang aku lakukan,Demi mempertahankan cinta kita aku rela membohongi kedua orang tua ku..agar cinta ini tetap bertahan sampai yang pernah kita rencanakan,kau sia-siakan pengorbananku yang selama ini...Sungguh aku tidak menyangka kau sanggup mengahiri kisah cinta yang sudah susah payah kita pertahankan..tapi aku sadar semua yang terjadi bukanlah mutlak dari kesalahanmu tapi karena keluargaku juga...Satu hal yang tidak dapat aku pungkiri hingga saat dan detik ini aku masih sayang dan sangat mencintaimu, 


Meskipun aku sudah tau kau sudah jadi milik orang lain yang tak mungkin akan kembali kedaku...Aku cuma berharap ada keajaiban yang akan mempersatukan kita kembali.......

Rabu, 30 Mei 2012

Jika Kau Jadi Istriku Nanti

Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, “Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu,” atau “Jika kau menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku” dan “bla…bla…bla…” Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang kempis, sambil menundukkan kepala, “Aih…aih…, abang bisa aja.” Onde mande, rancak bana !!! Lidah yang biasanya kelu untuk berbicara saat bertemu gebetan, tiba-tiba jadi luwes, kadang dibumbui ‘ancaman’ hanya karena keinginan untuk mendapatkan doi seorang. Kalo ada yang coba-coba main mata ama si doi, “


Jangan macem-macem lu, gue punya nih!” Amboi… belum dinikahi kok udah ngaku-ngaku miliknya dia ya? Lha, yang udah nikah aja ngerti kalo pasangannya itu sebenarnya milik Allah SWT. Emang iya sih, wanita biasanya lebih terpikat dengan lelaki yang bisa menyakinkan dirinya apabila ntar udah menikah bakal selalu sayang hingga ujung waktu, serta bisa membimbingnya kelak kepada keridhoan Allah SWT.


 Bukan lelaki yang janji2 mulu, tanpa berbuat yang nyata, atau lelaki yang gak berani mengajaknya menikah dengan 1001 alasan yang di buat-buat. Kalo lelaki yang datang serta mengucapkan janjinya itu adalah seseorang yang emang kita kenal taat ibadah, akhlak serta budi pekertinya laksana Rasulullah SAW atau Ali bin Abi Thalib r.a., ini sih gak perlu ditunda jawabannya, cepet-cepet kepala dianggukkan, daripada diambil orang lain, iya gak? 


Namun realita yang terjadi, terkadang yang datang itu justru tipe seperti Ramli, Si Raja Chatting, atau malah Arjuna, Si Pencari Cinta, yang hanya mengumbar janji-janji palsu, lalu bagaimana sang wanita bisa percaya dan yakin dengan janjinya? Nah… Berarti masalahnya adalah bagaimana cara kita menjelaskan calon pasangan untuk percaya dengan kita? Pusying 2… gimana caranya ya? Ih nyantai aja, semua itu telah diatur dalam syariat Islam kok, karena caranya bisa dengan proses TA'ARUF. Apa sih yang harus dilakukan dalam ta’aruf? Apa iya, seperti ucapan janji-janji seperti diatas? Ta’aruf sering diartikan ‘perkenalan’, kalau dihubungkan dengan pernikahan maka ta’aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses khitbah dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta’aruf menjadi sesuatu yang penting sebelum melangkah ke proses berikutnya. Pada tahapan ini setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri, cocok gak ya dengan dirinya. Lalu, apa aja sih yang mesti diungkapkan kepada sang calon saat ta’aruf? 


1. Keadaan Keluarga Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak keberapa, gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll. Bukan apa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Jepang (ehm), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang “Abi, boljug tuh kaya’ ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi langsung dikhitbah ya Bi, kan bisa diajak ke Jepang!” Lho?


 2. Harapan dan Prinsip Hidup Warna kehidupan kelak ditentukan dengan visi misi suatu keluarga lho, terutama sang suami karena ia adalah qowwan dalam suatu keluarga. Sebagai pemimpin ia laksana nahkoda sebuah bahtera, mau jalannya lempeng atau sradak-sruduk, itu adalah kemahirannya dalam memegang kemudi. Karena itu setiap calon pasangan kudu tau harapan dan prinsip hidup masing-masing. Misalnya nih, “Jika kau menjadi istriku nanti, harapanku semoga kita semakin dekat kepada Allah” atau “Jika kau menjadi istriku nanti, mari bersama mewujudkan keluarga sakinah, rahmah, mawaddah.” Kalo harapan dan janjinya seperti ini, kudu’ diterima tuh, insya Allah janjinya disaksikan Allah SWT dan para malaikat. Jadi kalo suatu saat dia gak nepatin janji, tinggal didoakan, “Ya Allah… suamiku omdo nih, janjinya gak ditepatin, coba deh sekali-kali dianya…,” hush…! Gak boleh doakan suami yang gak baik lho, siapa tahu ia-nya khilaf kan?


 3. Kesukaan dan Yang Tidak Disukai Dari awal sebaiknya dijelasin apa yang disukai, atau apa yg kurang disukai, jadinya nanti pada saat telah menjalani kehidupan rumah tangga bisa saling memahami, krn toh udah dijelaskan dari awalnya. Dalam pelayaran bahtera rumah tangga butuh saling pengertian, contoh sederhananya, istri yang suka masakan pedas sekali-kali masaknya jangan terlalu pedas, karena suaminya kurang suka. Suami yang emang hobinya berantakin rumah (karena lama jadi bujangan), setelah menikah mungkin bisa belajar lebih rapi, dll. Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah dijelaskan saat ta’aruf. Namun harus diingat, menikah itu bukan utk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dlm tingkat tertentu wajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tdk saling memaksa..


 4. Ketakwaan Calon Pasangan Apa yang terpenting pada saat ta’aruf? Yang mestinya menduduki prioritas tertinggi adalah bagaimana nilai ketakwaan lelaki tersebut. Ketakwaan disini adalah ketaatan kepada Allah SWT lho, bukan nilai ‘KETAKutan WAlimahAN’ Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak menyenanginya, ia tdk suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa atau tidak? 


Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar. Misalnya tentang SHOLAT 5 WAKTU,PUASA RAMADHAN, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah… yang begini ini nih, ‘calon suami kesayangan Allah dan mertua.’ Inget lho, ta’aruf hanyalah proses mengenal, belum ada ikatan untuk kelak pasti akan menikah, kecuali kalau sudah masuk proses yang namanya khitbah. Nah kadang jadi ‘penyakit’ nih, karena alasan “Kan masih mau ta’aruf dulu…” lalu ta’rufnya buanyak buanget, sana-sini dita’arufin. Abis itu jadi bingung sendiri, “Yang mana ya yang mau diajak nikah, kok sana-sini ada kurangnya?” Wah…, kalo nyari yang mulia seperti Khadijah, setaqwa Aisyah atau setabah Fatimah Az-Zahra, pertanyaannya apakah diri ini pun sesempurna Rasulullah SAW atau sesholeh Ali bin Abi Thalib r.a.? Nah lho…!!!


 Apabila hukum pernikahan seorang laki2 telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan matang dan baik, maka ingatlah kata2 bijak, ‘jika berani menyelam ke dasar laut mengapa terus bermain di kubangan, kalau siap berperang mengapa cuma bermimpi menjadi pahlawan?’ Ya akhi wa ukhti fillah, Semoga antum segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tak putus-putusnya mengisi rongga kehidupan rumah tangga. Kalaupun nanti ada air mata yang menetes, semoga itu adalah air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT karena Ia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya, aamiin allahumma aamiin. Barakallahulaka barakallahu’alaika wajama’a bainakuma fii khairin. Wallahu a’lam bishowab.

Azab Wanita

Bismillaah (tlg ingatkan kpd semua kaum perempuan yg anda kenal) Assalamu'alaykum waråhmatullååh hi wa baråkaatuh


           Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat Renungan khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri..... Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab,  


 Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya. Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.  Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.


               Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri. Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta. Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. 


              Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"kata Nabi saw. Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?
 *Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.
 *Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat tidurnya. 
 *Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya      dan suka mengumpat orang lain. 
 *Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan                                            dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya. 
 *Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking 
   padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.
 *Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. 


               Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan. Sekarang Anda mempunyai dua pilihan: 1.. Biarkan infi ini tetap dalam blog sy nih. 2. Share info ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah redha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim. Salam Ukhuwah... — bersama Dewi Larasati dan 49 lainnya.

Selasa, 29 Mei 2012

:: JODOH itu merupakan rahasia ALLAH TA'ALAA ::

:: selama apapun kita menunggu.
:: sejujur apapun kita setia.
:: setegar apapun kita bersabar.
:: seindah apapun kita menerima kekurangan kekasih kita.
:: sekeras apapun kita menyatukan perbedaan karakter kita.
:: sekuat apapun cinta dan kasih sayang kita.

>Namun jika ALLAH TA'ALAA tidak menulis jodoh kita dengan sang kekasih abadi kita. Kita TETAP tidak akan berjodoh bersamanya, positive thinking dan terimalah takdir-NYA .Karena tulang rusuk pemilik-NYA tak'kan bisa tertukar dan akan bertemu dengan kita pada suatu saat nanti